Danantara Selenggarakan DTIIF 2026 untuk Mengintegrasikan Teknologi dan Investasi Global

Jakarta – Danantara Indonesia akan menyelenggarakan Danantara Technology Innovation Investment Forum (DTIIF) 2026 pada 26–28 Oktober 2026 bertempat di Fairmont Hotel Jakarta. Acara ini merupakan forum perdana yang bertujuan untuk menyatukan para pelaku sektor teknologi, inovator, investor global, lembaga penelitian, dan pelaku industri, guna mempercepat proses transformasi industri di Indonesia.
Mempercepat Transformasi dengan DTIIF 2026
Dengan mengusung tema “Investing in Tomorrow: Advancing Technology, Innovation, and Sustainable Growth”, DTIIF 2026 dirancang sebagai platform untuk menghubungkan prioritas industri strategis nasional dengan teknologi canggih, ekosistem inovasi global, keahlian ilmiah, serta akses kepada sumber pendanaan jangka panjang.
Diperkirakan lebih dari 1.500 peserta akan menghadiri forum ini, termasuk 170 inovator internasional, 131 CEO perusahaan teknologi terkemuka, 67 pusat penelitian dan inovasi, serta perwakilan dari lebih dari 50 BUMN.
Keterlibatan Beragam Pemangku Kepentingan
Forum ini juga akan melibatkan para peraih Nobel, investor berdaulat dan institusional, pemimpin pemerintah, mitra akademik, serta perusahaan rintisan yang sedang berkembang. Kehadiran berbagai pemangku kepentingan ini diharapkan dapat mempercepat proses adopsi teknologi dari tahap pengembangan menuju implementasi industri serta investasi nyata di Indonesia.
Tantangan dan Peluang di Era Teknologi
Chief Technology Officer Danantara Indonesia sekaligus Ketua DTIIF 2026, Sigit Puji Santosa, menekankan bahwa Indonesia saat ini berada dalam fase kritis untuk melakukan transformasi teknologi dan industri. Dalam menghadapi persaingan global yang semakin ketat, penting untuk menarik investasi dan menguasai teknologi.
Menurut Sigit, investasi tidak hanya perlu diarahkan untuk mendorong kemajuan teknologi, tetapi juga untuk memperluas penerapan serta industrialisasi inovasi dalam skala besar. Hal ini penting untuk memastikan bahwa teknologi yang dikembangkan dapat memberi dampak yang signifikan.
Mewujudkan Kapasitas Nyata dari Inovasi
“Dengan mentransformasi terobosan menjadi kapasitas nyata, kita dapat meningkatkan produktivitas, memperkuat daya saing, menciptakan lapangan kerja berkualitas, dan membuka sumber-sumber nilai baru,” ungkap Sigit dalam pernyataannya di Jakarta.
DTIIF juga akan berfungsi sebagai penghubung antara keahlian ilmiah dan teknologi dengan modal jangka panjang serta kemampuan eksekusi. Dengan cara ini, teknologi mutakhir diharapkan dapat menjadi penggerak bagi industri yang berkelanjutan serta mendukung pertumbuhan ekonomi nasional.
Rangkaian Acara DTIIF 2026
DTIIF 2026 akan berlangsung selama tiga hari, dengan berbagai program yang dirancang untuk menghubungkan kebijakan strategis, kemitraan bisnis, dan pengembangan talenta masa depan.
Hari Pertama: Strategic Outlook and Global Partnership
Hari pertama forum akan mengangkat tema Strategic Outlook and Global Partnership, yang berfokus pada penetapan prioritas bersama serta pengembangan kemitraan global. Ini adalah langkah awal untuk menciptakan sinergi antara berbagai pemangku kepentingan.
Hari Kedua: Technology, Innovation, and Investment Collaboration
Pada hari kedua, tema yang diusung adalah Technology, Innovation, and Investment Collaboration, dengan penekanan pada kolaborasi antara teknologi, industri, dan investasi. Ini menjadi penting untuk menciptakan jaringan yang kuat di antara para pelaku industri.
Hari Ketiga: Youth, Inclusion, and Sustainable Future
Hari ketiga akan mengusung tema Youth, Inclusion, and Sustainable Future, yang menyoroti pentingnya pembangunan ekosistem inovasi yang inklusif dan berkelanjutan bagi generasi mendatang. Fokus ini diharapkan dapat menjaring partisipasi anak muda dalam proses inovasi dan bisnis.
Agenda Khusus DTIIF 2026
Setelah sambutan dari para pemimpin pemerintah, menteri, dan tokoh ekonomi global, jajaran pimpinan Danantara Indonesia akan mempresentasikan investasi unggulan serta portofolio mereka melalui sesi khusus untuk eksekutif perusahaan atau C-Suite Session.
Selain itu, forum ini juga akan menyajikan kuliah dari peraih Nobel, presentasi dari berbagai sektor industri, pemaparan proyek, penjajakan kemitraan bisnis, serta pertemuan bilateral terbatas. Semua agenda ini dirancang untuk menciptakan peluang nyata bagi kolaborasi dan investasi di Indonesia.
Fokus pada Enam Sektor Strategis
Seluruh agenda DTIIF 2026 akan diarahkan pada enam sektor yang dianggap strategis bagi masa depan industri Indonesia, yaitu:
- Energi
- Pertanian, Pangan, dan Kesehatan
- Material Maju dan Semikonduktor
- Transportasi dan Infrastruktur
- Keuangan dan Perbankan
- Kecerdasan Buatan (AI), Infrastruktur Digital, dan Telekomunikasi
Menanti Pembicara Ternama
Sejumlah pembicara yang telah dikonfirmasi untuk hadir mencakup perwakilan senior dari Pemerintah Indonesia, para peraih Nobel, serta perusahaan teknologi global terkemuka, seperti Google dan Microsoft. Penyelenggara akan mengumumkan pembicara tambahan menjelang pelaksanaan forum, menambah daya tarik dan kredibilitas acara ini.
Dengan semua elemen yang telah dipersiapkan, DTIIF 2026 diharapkan tidak hanya menjadi ajang pertemuan, tetapi juga menjadi pendorong nyata bagi transformasi industri dan teknologi di Indonesia. Forum ini merupakan kesempatan emas untuk menjalin kemitraan strategis dan mempercepat pertumbuhan ekonomi nasional yang berkelanjutan.
➡️ Baca Juga: 6 Drama Korea Terbaik Gong Hyo Jin yang Harus Ada di Watchlist Anda
➡️ Baca Juga: Apotek di Bekasi Kehabisan Stok Masker, Apa Solusi yang Tersedia?




