Telkom Perkuat Kapabilitas Developer dengan AI Connect Offline Series di Makassar

Dalam era digital yang terus berkembang, kecerdasan buatan (AI) memainkan peran krusial dalam transformasi berbagai sektor, terutama dalam pengembangan perangkat lunak. PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) mengambil langkah signifikan dengan menyelenggarakan AI Connect Offline Series di AI Center Makassar. Inisiatif ini bertujuan untuk memperkuat kapabilitas developer di kawasan timur Indonesia, menghadirkan wawasan baru mengenai pemanfaatan AI dalam proses pengembangan aplikasi. Tema yang diusung, “Exploring the Role of AI Coding Assistants in Modern Software Development,” menjadi landasan diskusi tentang bagaimana AI dapat mendukung dari tahap penulisan kode hingga optimalisasi berbasis data.
Pentingnya Talenta Digital dalam Transformasi Teknologi
Dalam sambutannya, Direktur IT Digital Telkom, Faizal Rochmad Djoemadi, menekankan bahwa keberadaan talenta digital sangat vital untuk mendorong transformasi di berbagai sektor. Ia menyoroti bagaimana teknologi seperti machine learning dan deep learning berkontribusi dalam pengolahan data dan pengembangan sistem berbasis kecerdasan buatan. Dengan adanya talenta yang memiliki kemampuan ini, perusahaan dapat lebih cepat beradaptasi dengan perubahan dan meningkatkan efisiensi operasional.
AI Coding Assistants sebagai Solusi Strategis
Faizal juga menegaskan bahwa pemanfaatan AI Coding Assistants merupakan langkah strategis dalam meningkatkan produktivitas para developer. Teknologi ini tidak hanya mempercepat siklus pengembangan solusi digital, tetapi juga menjawab kebutuhan industri yang terus berkembang. Dengan dukungan AI, developer dapat menghemat waktu dan upaya dalam proses coding, memungkinkan mereka fokus pada aspek inovatif lainnya.
Membangun Ekosistem AI yang Komprehensif
AI Connect Offline Series merupakan bagian dari implementasi pilar AI Connect, salah satu dari lima pilar utama dalam AI CoE. Pilar ini berfokus pada memperkuat kolaborasi antara talenta digital, komunitas, dan pelaku industri. Selain AI Connect, terdapat juga AI Campus, AI Playground, AI Hub, dan AI Native yang saling terintegrasi dalam membangun ekosistem AI yang holistik. Tujuannya adalah untuk mendukung pengembangan talenta serta penerapan solusi berbasis AI di berbagai sektor.
Pengalaman Praktis dengan AI Coding Assistants
Dalam kegiatan ini, Muhammad Zulfikar Aris, CTO Digisaurus.id, berbagi pengalaman praktisnya mengenai penggunaan AI Coding Assistants. Ia menjelaskan bagaimana teknologi ini dapat meningkatkan efisiensi kerja developer dan menghasilkan kode yang lebih optimal. Diskusi ini berfokus pada kemampuan AI Coding Assistants dalam mempercepat siklus pengembangan perangkat lunak secara menyeluruh. Dengan teknologi ini, developer dapat menyusun kode lebih efisien, mengurangi kemungkinan kesalahan, dan mengoptimalkan performa aplikasi berbasis data.
- Mempercepat proses pengembangan perangkat lunak
- Mengurangi kemungkinan kesalahan dalam penulisan kode
- Meningkatkan efisiensi kerja developer
- Memungkinkan fokus pada inovasi
- Mendukung pengoptimalan performa aplikasi
Praktik Langsung dalam Pengembangan Aplikasi
Untuk memberikan pemahaman yang lebih mendalam, acara ini juga menyertakan sesi praktik langsung. Peserta diberikan kesempatan untuk mengembangkan aplikasi portofolio sederhana menggunakan platform seperti FlutterFlow. Sesi ini memberikan gambaran nyata tentang bagaimana teknologi AI dapat mempercepat proses pengembangan aplikasi, menjadikan pengalaman belajar lebih interaktif dan aplikatif.
Platform Kolaborasi Digital untuk Talenta Digital
Pada kesempatan yang sama, Telkom memperkenalkan Telkom AI Connect Community Platform. Ini merupakan wadah kolaborasi digital yang dirancang untuk menyediakan informasi teknologi terkini, pengembangan kompetensi, serta akses terhadap peluang proyek dan kerja lepas bagi para talenta digital. Platform ini diharapkan dapat menjadi jembatan bagi developer untuk terhubung dan berkolaborasi dengan berbagai pihak.
Mendorong Penguatan Ekosistem Talenta Digital
Melalui inisiatif ini, Telkom berkomitmen untuk terus memperkuat ekosistem talenta digital dan meningkatkan literasi teknologi di masyarakat. AI Center Makassar diharapkan dapat berfungsi sebagai pusat kolaborasi berkelanjutan yang mendukung lahirnya inovasi digital serta pengembangan kapabilitas talenta di Indonesia. Dengan langkah ini, Telkom tidak hanya berkontribusi pada perkembangan industri, tetapi juga pada peningkatan kualitas sumber daya manusia di bidang teknologi.
Dengan mengintegrasikan teknologi AI dalam pengembangan perangkat lunak, Telkom menunjukkan komitmennya untuk menjadi pelopor dalam inovasi digital. Melalui program-program seperti AI Connect Offline Series, diharapkan akan lahir lebih banyak talenta yang siap berkontribusi dalam memajukan ekosistem teknologi di Indonesia. Kesadaran akan pentingnya kecerdasan buatan dalam dunia pemrograman menjadi krusial, bahkan di era yang serba cepat ini.
Secara keseluruhan, AI Connect Offline Series di Makassar bukan hanya sekadar acara, melainkan sebuah gerakan untuk membekali developer dengan pengetahuan dan alat yang diperlukan dalam menghadapi tantangan industri. Dengan sinergi antara teknologi dan talenta, masa depan pengembangan perangkat lunak di Indonesia tampak lebih cerah.
➡️ Baca Juga: Polres Cimahi Hadirkan 10 Ton Beras dalam Inisiatif Pangan Ekonomis
➡️ Baca Juga: Foto: Pembahasan Kesiapan Infrastruktur dan Fasilitas Pendukung Mudik Lebaran 2026


