Prilly Latuconsina Mulai Petualangan Horor Baru Pasca Semesta Danur

Seiring dengan penutupan bab penting dalam perjalanan karirnya di film horor, Prilly Latuconsina kini bersiap untuk memulai petualangan horor yang baru. Setelah hampir satu dasawarsa memerankan karakter Risa dalam semesta Danur, kini Prilly siap untuk memulai sebuah petualangan horor baru setelah saga Danur resmi berakhir. Penutupan saga ini diwujudkan melalui film “Danur: The Last Chapter” yang diproduksi oleh MD Pictures, yang juga menjadi penutup dari waralaba Danur yang diadaptasi dari kisah nyata Risa Saraswati dan telah menjadi salah satu franchise horor paling digemari di Indonesia.
Prilly kembali berperan sebagai Risa dan beradu akting dengan sejumlah aktor, termasuk Zee Ashadel. Untuk Prilly, film ini bukan hanya semata-mata film biasa. Ia mengakui memiliki ikatan emosional yang kuat dengan karakter Risa yang telah ia perankan sejak remaja. “Danur bukan hanya sekadar film bagi saya, tapi juga awal dari perjalanan karier dan genre horor saya. Rasanya sangat mengharukan saat kami berada di ujung perjalanan ini, dan kami berharap ini menjadi penutup yang manis untuk perjalanan Danur,” ungkap Prilly Latuconsina.
Selama kurang lebih 10 tahun, Prilly memutuskan untuk fokus pada Danur dan menolak berbagai tawaran film horor lain untuk menjaga konsistensi karakter Risa sampai cerita tersebut benar-benar selesai. Setelah film penutup ini siap dirilis, Prilly membuka peluang untuk mencoba pengalaman horor yang berbeda. Prilly berkeinginan untuk mengeksplorasi berbagai cerita baru yang mungkin lebih beragam dalam genre yang sama.
Proses produksi “Danur: The Last Chapter” memakan waktu yang cukup lama. Film ini baru bisa diproduksi setelah jarak sekitar tujuh tahun sejak rilis “Danur 3” pada 2019. Penundaan tersebut bukan hanya disebabkan oleh pandemi, tetapi juga karena tim kreatif ingin memastikan cerita penutupnya benar-benar matang. Produser dan CEO MD Entertainment, Manoj Punjabi, menjelaskan bahwa timnya memerlukan waktu untuk menentukan sudut cerita yang tepat dari kisah Risa Saraswati yang sangat luas.
“Kami sebenarnya berencana memproduksi Danur 4 pada tahun 2020. Namun, karena kisah Risa sangat banyak dan kami kesulitan menentukan angle mana yang akan digunakan untuk divisualkan dalam Danur, kami memutuskan untuk menundanya. Kami telah berulang kali mempertimbangkan arahan mana yang akan kami ambil, dan dari sudut mana kisah Risa yang akan kami ceritakan. Jadi, di The Last Chapter ini kami benar-benar memastikan ceritanya sampai semua pihak puas,” jelas Manoj Punjabi.
Sejak pertama kali dirilis pada 2017, Danur langsung menarik perhatian penonton. Setiap filmnya mampu meraih lebih dari 2,4 juta penonton dan membangun semesta cerita yang lebih luas melalui berbagai spin-off seperti Asih dan Ivanna yang juga sukses di box office. Kini, setelah hampir 10 tahun perjalanan, kisah Risa Saraswati bersama lima sahabat hantunya yaitu Peter, William, Janshen, Hans, dan Hendrick akhirnya mencapai akhir.
➡️ Baca Juga: Albert Park Reuni Panas: Hamilton Apresiasi Mercedes, Yakin Ferrari Berpeluang Mengejar
➡️ Baca Juga: AS Menggunakan Klip Film Hollywood untuk Serangan ke Iran: Fakta Bukan Propaganda




