Mahasiswa Business Creation BINUS Tampilkan Inovasi untuk Menarik Investor di LB Fest 2026

Tangerang – Mahasiswa Program Business Creation di BINUS Alam Sutera tidak hanya menerima pembelajaran teori di dalam kelas, tetapi juga dilatih untuk mempresentasikan ide bisnis mereka kepada masyarakat dan menarik minat investor melalui pameran. Salah satu ajang yang menonjol adalah Local Brand (LB) Festival 2026, yang diikuti oleh lebih dari 80 tenant dari berbagai bidang, baik makanan dan minuman (FnB) maupun non-FnB. Semua tenant tersebut adalah bisnis yang dioperasikan oleh mahasiswa dari program Business Creation di Alam Sutera.
Memperkenalkan Inovasi Mahasiswa BINUS Melalui LB Fest
Dr. Yunita Wijaya Handranata, selaku Kepala Program Business Creation di BINUS, menjelaskan bahwa LB Fest merupakan kegiatan tahunan yang berfungsi sebagai platform untuk memamerkan produk-produk hasil karya mahasiswa dan alumni kepada publik. “Kami mengadakan acara ini minimal setahun sekali di luar kampus. Kami berharap mahasiswa dapat berkembang dan mendapatkan umpan balik saat memperkenalkan produk mereka kepada masyarakat yang lebih luas,” ungkap Yunita.
Pelatihan Dari Dasar Hingga Siap Pasar
Program Business Creation di Alam Sutera didesain khusus untuk calon wirausahawan dengan pembelajaran yang dimulai dari dasar hingga tahap pengembangan bisnis yang komprehensif. Mahasiswa dilatih dalam berbagai aspek, mulai dari perancangan ide bisnis, pengelolaan keuangan, hingga strategi pemasaran dan manajemen sumber daya. Dengan pendekatan ini, mahasiswa tidak hanya belajar tentang teori, tetapi juga dipersiapkan untuk menjalankan bisnis secara nyata.
LB Fest Sebagai Ajang Uji Coba Bisnis dan Menarik Investor
LB Fest 2026 merupakan penyelenggaraan keempat dari acara ini. Menurut Yunita, tujuan utama dari kegiatan ini tetap sama, yaitu memberikan wadah bagi mahasiswa untuk menguji bisnis mereka di pasar. “Tahun lalu kami mengadakan acara ini di beberapa lokasi berbeda, dan tahun ini kami memilih Karawaci, sementara tahun sebelumnya dilaksanakan di Mall Kelapa Gading,” jelasnya.
Lebih lanjut, Yunita menekankan bahwa pameran ini tidak hanya berfungsi untuk menjangkau konsumen, tetapi juga sebagai kesempatan bagi mahasiswa untuk berinteraksi dengan para investor. “Ini sudah menjadi yang keempat kalinya. Selain memperkenalkan produk kepada konsumen, kami juga membuka ruang bagi mahasiswa untuk bertemu dengan investor. Kami sering kali ikut pameran di ICE BSD untuk menarik perhatian investor dari luar,” tambahnya.
Proses Kurasi untuk Menjamin Kualitas Bisnis
Walaupun banyak bisnis mahasiswa yang ingin tampil di pameran, tidak semua diizinkan untuk berpartisipasi. Pihak kampus melakukan proses kurasi untuk memastikan kualitas bisnis yang ditampilkan. Yunita menjelaskan bahwa tidak hanya bisnis pemula yang diperbolehkan, tetapi juga mahasiswa yang telah memiliki usaha yang berjalan dengan baik. “Kami melakukan proses kurasi untuk memastikan bahwa bisnis yang dibawa sudah menghasilkan dan memiliki profit yang sehat, sehingga menarik bagi investor,” ungkapnya.
Persiapan Matang untuk LB Fest
Proses kurasi untuk LB Fest bukanlah hal yang dilakukan secara tiba-tiba. Persiapan acara ini memakan waktu sekitar lima bulan dan melibatkan kolaborasi antara tim kampus dan mahasiswa yang menjadi panitia. Semua kegiatan dikelola secara mandiri tanpa bantuan event organizer, yang juga merupakan bagian dari pengalaman belajar bagi mahasiswa dalam mengelola sebuah acara bisnis.
Menghadirkan Produk yang Teruji Pasar
Sebagian besar peserta di LB Fest sudah memiliki outlet dan produk yang telah diuji secara internal di BINUS. Hanya setelah produk dinyatakan layak dan diterima oleh pasar, produk tersebut akan diikutsertakan dalam pameran di luar kampus. “Kami menilai aspek-aspek dari produk yang akan ditampilkan. Rata-rata, semua peserta sudah memiliki outlet dan produk yang telah teruji di dalam lingkungan BINUS sebelum kami bawa ke bazar di luar,” jelas Yunita.
Inovasi dan Kreasi yang Dipamerkan
Di LB Fest 2026, mahasiswa memamerkan berbagai inovasi yang mencerminkan kreativitas dan semangat kewirausahaan mereka. Dari produk makanan yang unik hingga solusi teknologi yang inovatif, mahasiswa Business Creation menunjukkan bahwa mereka siap untuk bersaing di pasar yang lebih luas. Pameran ini menjadi ajang bagi mereka untuk tidak hanya menarik minat konsumen tetapi juga menjalin hubungan dengan investor yang berpotensi.
Menarik Perhatian Investor dengan Presentasi yang Menarik
Mahasiswa mempersiapkan presentasi yang menarik untuk memikat perhatian investor. Mereka tidak hanya menjelaskan produk yang mereka tawarkan, tetapi juga menunjukkan potensi pasar dan strategi bisnis yang telah mereka rancang. Hal ini penting untuk meyakinkan investor bahwa usaha mereka memiliki prospek yang cerah.
- Deskripsi produk yang jelas dan menarik
- Analisis pasar yang mendalam
- Strategi pemasaran yang efektif
- Proyeksi keuangan yang realistis
- Rencana pengembangan jangka panjang
Kesempatan untuk Belajar dari Pengalaman
Partisipasi dalam LB Fest memberikan pengalaman berharga bagi mahasiswa. Mereka belajar bagaimana cara berinteraksi dengan konsumen dan mendapatkan umpan balik langsung dari pasar. Selain itu, mahasiswa juga belajar untuk beradaptasi dengan situasi yang berubah-ubah dan meningkatkan kemampuan presentasi serta negosiasi mereka.
Membangun Jaringan Profesional
Acara ini juga memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk membangun jaringan profesional. Kontak yang mereka buat selama pameran dapat membuka peluang untuk kolaborasi di masa depan, baik dengan investor maupun dengan sesama wirausahawan. Membangun jaringan yang kuat adalah salah satu kunci keberhasilan dalam dunia bisnis.
Menjadi Wirausahawan yang Siap Menghadapi Tantangan
Dengan pelatihan yang didapatkan di BINUS dan pengalaman yang diperoleh melalui pameran seperti LB Fest, mahasiswa Business Creation diharapkan dapat menjadi wirausahawan yang tangguh dan inovatif. Mereka dipersiapkan untuk menghadapi tantangan yang ada di dunia bisnis, baik di tingkat lokal maupun global.
Kesempatan untuk Pertumbuhan Pribadi dan Profesional
Melalui program ini, mahasiswa tidak hanya belajar tentang bisnis, tetapi juga tentang pentingnya etika, tanggung jawab sosial, dan keberlanjutan. Mereka dibimbing untuk tidak hanya mengejar keuntungan, tetapi juga memberikan dampak positif bagi masyarakat dan lingkungan sekitar.
Dengan semua pengalaman dan pengetahuan yang didapatkan, mahasiswa Business Creation BINUS siap untuk membawa inovasi yang mereka ciptakan ke tingkat yang lebih tinggi, menarik perhatian investor, dan berkontribusi pada perekonomian. LB Fest 2026 menjadi saksi perjalanan mereka dalam menciptakan bisnis yang tidak hanya sukses secara finansial, tetapi juga memberikan manfaat bagi masyarakat luas.
➡️ Baca Juga: TikTok Mendorong Pertumbuhan Bisnis F&B di Indonesia Melalui Konten Kreatif
➡️ Baca Juga: Ide Bisnis Rumahan Edukasi dengan Potensi Nilai Jual Tinggi untuk Keberhasilan Anda




