Indie Games Baru Seperti Slay the Spire 2 dan Scott Pilgrim EX yang Harus Anda Coba

Selamat datang di rangkuman terbaru kami tentang perkembangan menarik di dunia indie games. Minggu ini, kami memiliki banyak game baru dan yang akan datang untuk dibahas, terutama setelah acara Nintendo Indie World yang baru saja berlangsung. Dalam siaran 18 menit tersebut, Nintendo mengungkapkan sejumlah berita penting, termasuk peluncuran mendadak tiga game menarik — Blue Prince, Minishoot’ Adventures, dan Öoo — yang kini tersedia di Switch dan/atau Switch 2.
Perusahaan tersebut juga mengumumkan tanggal rilis untuk beberapa judul yang telah kami pantau, seperti InKonbini: One Store. Many Stories (30 April), Mixtape (7 Mei), Denshattack! (17 Juni), dan Ratatan (16 Juli). Selain itu, jendela rilis untuk beberapa game lainnya juga telah dikonfirmasi, termasuk Toem 2 dan Grave Seasons, yang dijadwalkan hadir pada musim panas ini.
Bagi Anda yang memiliki perangkat Playdate (atau berencana untuk membelinya), jangan lewatkan penawaran spesial pada akhir pekan ini di Playdate Catalog. Banyak diskon menarik yang bisa Anda temukan, dan kami juga memiliki beberapa rekomendasi untuk Anda eksplorasi.
Di tempat lain, para pelari cepat akan menunjukkan keahlian mereka dalam berbagai game AAA, indie, dan lainnya selama acara Frost Fatales yang diselenggarakan oleh Games Done Quick. Dari tanggal 8 hingga 14 Maret, Anda dapat menyaksikan pelari cepat perempuan dan non-biner menyelesaikan game seperti Undertale, Strange Antiquities, An Airport for Aliens Currently Run by Dogs, Tunic, Hollow Knight, dan Windswept. Acara ini bertujuan menggalang dana untuk National Women’s Law Center.
Sejalan dengan itu, Steam juga mengadakan penjualan khusus untuk Hari Perempuan yang berlangsung hingga 15 Maret. Ada banyak diskon untuk game yang dikembangkan oleh tim yang dipimpin oleh perempuan dan kelompok yang terpinggirkan, serta demo untuk judul-judul mendatang. Beberapa game yang masuk dalam daftar diskon antara lain Dredge (diskon 60 persen), Overcooked 2 (diskon 75 persen), The Wandering Village (diskon 50 persen), Dogpile (diskon 35 persen), dan Consume Me (diskon 35 persen).
Slay the Spire telah berperan besar dalam mempopulerkan genre deckbuilder roguelite sejak debutnya di early access pada tahun 2017. Mega Crit kembali dengan Slay the Spire 2, yang baru saja dirilis di Steam dalam tahap early access dengan harga $25. Studio ini menyatakan bahwa harga akan meningkat setelah periode early access berakhir.
Mega Crit memperkirakan bahwa sekuel ini akan tetap dalam early access selama satu hingga dua tahun ke depan, meskipun mereka tidak akan merilis versi penuh sampai game tersebut “terasa hebat.” Selama periode ini, mereka berencana untuk mencoba berbagai fitur eksperimental dan desain “ekzotik,” sambil mengidentifikasi masalah yang mungkin muncul dan menerima masukan dari pemain untuk memastikan arah pengembangan game tetap tepat.
Salah satu perubahan terbesar dalam sekuel ini adalah penambahan mode kooperatif untuk hingga empat pemain. Selain itu, ada juga kartu-kartu baru (termasuk yang khusus untuk multiplayer), karakter, dan musuh yang akan menambah variasi gameplay.
Di sisi lain, demon-demon telah menyerang Toronto dan anggota band Sex Bom-omb milik Scott Pilgrim telah diculik. Kini, Scott Pilgrim dan kawan-kawannya harus berjuang untuk menyelamatkan mereka dari ancaman ini.
Dengan banyaknya game indie baru yang menarik, seperti Slay the Spire 2 dan Scott Pilgrim EX, tidak ada alasan bagi para penggemar untuk tidak menjelajahi dunia yang kaya dan bervariasi ini. Setiap game membawa pengalaman unik dan inovatif yang pastinya akan menghibur para pemain.
➡️ Baca Juga: Pemerintah Inggris Tunda Aturan Hak Cipta AI di Tengah Protes Seniman
➡️ Baca Juga: Chelsea Menang 4-2 Melawan Wrexham, Raih Tiket Perempat Final Piala FA 2025-2026