Aulia Sarah Memanfaatkan Ilmu Hitam untuk Menarik Perhatian dalam Film Pirunduk

Jakarta – Aulia Sarah kembali menggebrak dunia perfilman dengan kehadirannya dalam film horor terbaru berjudul Pirunduk. Dalam film ini, ia berperan sebagai Siti, seorang perempuan yang mengambil keputusan untuk menggunakan ilmu hitam guna menarik perhatian dan menundukkan hati orang lain. Karakter Siti merupakan istri yang sering mengalami tindak kekerasan dari suaminya, Badarudin, yang diperankan oleh Bucek Depp. Posisi Siti yang pasif dan tidak berdaya menjadi tantangan tersendiri bagi Aulia Sarah dalam membentuk karakter ini.
Membangun Karakter Siti: Dari Pasif Menjadi Berani
Aulia Sarah mengungkapkan bahwa tantangan terbesarnya dalam memerankan Siti adalah menggambarkan sosok perempuan yang awalnya penurut dan tidak memiliki kekuatan. “Tantangannya menjadi Siti yang pasif, tidak berdaya, dan penurut sama suami,” ujarnya saat memberikan keterangan di MD Pictures, Setiabudi, Jakarta Selatan. Namun, perjalanan karakter Siti mulai berubah drastis ketika ia memutuskan untuk menggunakan ilmu pirunduk.
Ilmu pirunduk memberikan Siti kekuatan untuk menghadapi berbagai tantangan, termasuk orang-orang yang selama ini menyakitinya. “Siti pakai ilmu pirunduk, powernya bertambah dan dia mulai berani berhadapan dengan orang-orang yang menyakitinya,” jelas Aulia. Transformasi karakter Siti tidak hanya sekadar berani; setelah menggunakan ilmu tersebut, Siti juga menunjukkan sisi yang lebih dominan dan mulai merasa mampu untuk menundukkan orang-orang di sekitarnya.
Dampak Penggunaan Ilmu Hitam
Setelah menggunakan ilmu pirunduk, Siti mengalami perubahan yang signifikan. “Ketika pakai pirunduk, Siti jadi sombong bisa menundukkan banyak orang,” tambah Aulia Sarah. Dalam alur cerita Pirunduk, ilmu yang dipilih Siti tidak hanya digunakan untuk memikat suaminya, tetapi juga untuk menundukkan hati orang-orang di kampungnya. Istilah pirunduk dalam bahasa Banjar berarti menundukkan, dan dikenal sebagai mantra yang berkaitan dengan penaklukan hati.
- Ilmu pirunduk memungkinkan Siti mendapatkan kekuatan dan kepercayaan diri.
- Transformasi karakter Siti menjadi lebih dominan dan sombong.
- Pirunduk digunakan untuk menarik perhatian suami dan masyarakat sekitar.
- Perubahan karakter memicu tragedi dalam hidup Siti.
- Ilmu tersebut membawa konsekuensi yang tidak terduga.
Kisah Tragis Siti: Antara Kekuatan dan Konsekuensi
Walau Siti mendapatkan kekuatan dan kemampuan baru melalui ilmu pirunduk, keinginannya untuk memperoleh kekuatan dan kecantikan semu berujung pada konsekuensi yang berat. Cerita ini berkembang menjadi sebuah tragedi yang berakhir dengan kematian Siti, yang kemudian menjadi sosok hantu gentayangan. Aulia Sarah, yang sebelumnya dikenal lewat perannya di film KKN di Desa Penari dan Badarawuhi, kembali menghadapi tantangan baru dalam memerankan karakter hantu.
“Pas jadi hantu ngeri kelihatannya, tetapi aku merasa ketika menjadi arwah Siti malah dingin banget, setiap syuting aku harus dalam keadaan basah,” ungkapnya. Proses syuting yang mengharuskan Aulia untuk selalu berada dalam keadaan basah menjadi bagian penting dari penampilan Siti sebagai arwah. Dia harus menjalani adegan dengan tubuh dan rambut yang selalu basah, tanpa mengenal waktu. “Mau siang, mau malam, mau pagi buta pun selalu dalam keadaan basah dan lepek, kayak habis kecebur got,” katanya.
Aspek Budaya dalam Film Pirunduk
Pirunduk bukan hanya mengangkat tema ilmu hitam, tetapi juga menggali legenda yang hidup di Kalimantan Selatan. Penulis skenario dan produser Bimasakti Pictures, Budi Ismanto, memperjelas bahwa cerita film ini terinspirasi dari kisah-kisah yang didengar sejak kecil. “Pirunduk ini bisa dikatakan sebagai mitos atau legenda, tapi dalam dunia nyata masih terjadi di daerah kami, Kalimantan Selatan. Ilmu pirunduk itu sudah lama ada, dan sampai saat ini sebagian masih ada yang mengamalkan, terutama di daerah-daerah hulu sungai,” jelasnya.
Riset Mendalam untuk Keaslian Cerita
Sutradara Billy Christian juga melakukan riset mendalam ke Kalimantan Selatan agar dapat menangkap esensi budaya dan cerita masyarakat Banjar secara akurat. Ia bahkan berinteraksi dengan sejumlah individu yang memiliki pengetahuan mendalam tentang ilmu tersebut. “Kan saya bukan orang Banjar, akhirnya saya datang langsung aja ke Kalimantan. Saya saksikan sendiri masyarakatnya bagaimana, makanannya, ketemu dukun lokalnya, mendengar segala sesuatu tentang Kalimantan,” ungkap Billy.
Pembagian Peran dalam Film Pirunduk
Film Pirunduk tidak hanya dibintangi oleh Aulia Sarah dan Bucek Depp. Beberapa aktor dan aktris lain yang turut memperkaya alur cerita antara lain Yoriko Angeline, Boy Idrus, Alam Jaya, Budi Rab, Acil Imas, Bastari Bayu, Ipul Hary, Guru Ibir, Udin Modal, Acil Ifit Pemamaian, Fadil Abdan Kamil, Rama Juplee, Fauzan Aditia, Ayu Putri, Trisia Chandra, dan Yadi Muryadi. Setiap karakter memiliki perannya masing-masing yang saling melengkapi untuk menciptakan suasana yang mencekam dan menarik.
Menunggu Tanggal Tayang
Film Pirunduk dijadwalkan tayang serentak di bioskop seluruh Indonesia pada 22 Oktober 2026. Dengan cerita yang menggabungkan unsur-unsur horor, ilmu hitam, dan budaya lokal, film ini diharapkan dapat menarik perhatian penonton dan memberikan pengalaman yang berbeda. Aulia Sarah dan para pemain lainnya percaya bahwa Pirunduk akan menjadi salah satu film horor yang patut dinantikan.
➡️ Baca Juga: Peter Cullen, Pengisi Suara Optimus Prime, Meninggal di Usia 85 Tahun dengan Warisan Abadi
➡️ Baca Juga: Rekomendasi Blender Cosmos dengan Harga Terjangkau Mulai Rp180 Ribu



