Pertamina Patra Niaga Tambah SPBU Modular di CPI untuk Urai Antrean BBM di Makassar

Antrean panjang di stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) sering kali menjadi pemandangan yang tidak menyenangkan bagi pengendara di Makassar. Untuk mengatasi masalah ini, PT Pertamina Patra Niaga mengambil langkah strategis dengan menambah jumlah SPBU modular di kawasan Center Point of Indonesia (CPI), tepatnya di sekitar Masjid 99 Kubah. Langkah ini diharapkan dapat mengurangi kemacetan dan memberikan akses lebih baik bagi masyarakat untuk mendapatkan bahan bakar minyak (BBM) dengan lebih efisien.
Peningkatan Layanan Melalui SPBU Modular
Pihak Pertamina Patra Niaga menyadari bahwa antrean di berbagai SPBU di Makassar telah menunjukkan penurunan. Hal ini menandakan bahwa upaya mereka dalam memperbaiki layanan mulai menunjukkan hasil. Pjs. Area Manager Communication, Relation, & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Okky Aditya Wibowo, menegaskan bahwa mereka terus berupaya meningkatkan pelayanan dengan menambah titik pengisian, mengoperasikan SPBU 24 jam, serta meningkatkan jumlah nozzle dan operator. Selain itu, distribusi BBM juga dijaga agar tetap lancar demi memenuhi kebutuhan masyarakat.
Kolaborasi dengan Pemerintah Provinsi
Pembangunan SPBU modular ini merupakan hasil kerja sama yang erat antara Pertamina Patra Niaga dan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan. Inisiatif ini bertujuan untuk memperluas jangkauan pelayanan dan mengurangi kepadatan kendaraan di SPBU yang sudah ada. Dengan adanya lokasi pengisian baru, diharapkan masyarakat dapat memperoleh BBM dengan lebih mudah dan cepat.
Pelayanan Khusus di CPI
SPBU modular yang terletak di CPI akan melayani kendaraan roda dua dengan jenis bahan bakar Pertalite. Untuk mengatur pengisian, akan diterapkan sistem ganjil-genap berdasarkan nomor polisi kendaraan. Ini adalah langkah untuk memastikan bahwa setiap pengendara mendapatkan kesempatan yang adil untuk mengisi bahan bakar tanpa harus menunggu lama.
Aturan untuk Kendaraan Ojek Online
Bagi kendaraan ojek online (OJOL), aturan ganjil-genap tidak berlaku. Setiap OJOL dapat mengisi hingga 3 liter BBM, dengan opsi pembayaran yang fleksibel, baik melalui mesin EDC maupun tunai. Ini diharapkan dapat mempermudah para pengemudi OJOL untuk tetap beroperasi dan memenuhi permintaan layanan transportasi di kota Makassar.
Strategi Lanjutan untuk Meningkatkan Pelayanan
Selain menambah SPBU modular, Pertamina Patra Niaga juga terus berinovasi dalam meningkatkan layanan di semua SPBU yang ada. Beberapa langkah yang diambil meliputi rekonfigurasi SPBU yang ada, penambahan nozzle, serta penempatan operator yang lebih banyak. Dengan mengoperasikan 25 SPBU selama 24 jam, mereka berkomitmen untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
- Rekonfigurasi SPBU untuk efisiensi lebih tinggi
- Penambahan nozzle untuk mempercepat pengisian
- Peningkatan jumlah operator untuk melayani pelanggan
- Operasional 25 SPBU 24 jam
- Distribusi BBM yang teratur dan berkelanjutan
Distribusi BBM yang Terjamin
Pertamina Patra Niaga berkomitmen untuk menjaga ketersediaan pasokan BBM melalui distribusi yang dilakukan setiap hari. Upaya ini bertujuan untuk memastikan bahwa masyarakat dapat mengakses bahan bakar dengan lancar tanpa ada gangguan. Ketersediaan yang terjamin akan mendukung mobilitas masyarakat dan aktivitas sehari-hari mereka.
Pengawasan Langsung dari Direksi Pertamina
Untuk memastikan bahwa berbagai langkah perbaikan dan penanganan berjalan dengan baik, Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Simon Aloysius Mantiri turun langsung ke lapangan di Makassar. Kehadiran beliau menjadi simbol komitmen perusahaan dalam meningkatkan kualitas layanan dan memastikan kebutuhan masyarakat terpenuhi. Dengan berkolaborasi bersama stakeholder di daerah, berbagai masalah yang mungkin muncul dapat ditangani dengan cepat dan tepat.
Dukungan dari Pemerintah Provinsi
Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan melalui Dinas ESDM terus mendukung segala langkah yang diambil di lapangan. Mereka berperan penting dalam penyediaan lokasi dan fasilitas pendukung untuk SPBU modular. Kerjasama ini menunjukkan sinergi antara pemerintah dan pihak swasta dalam memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat.
Monitoring dan Evaluasi Berkala
Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi akan terus memantau kondisi di lapangan dan melakukan evaluasi terhadap pelayanan serta distribusi BBM sesuai dengan perkembangan yang ada. Dengan tetap menjalin kerjasama yang baik dengan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan serta stakeholder terkait, Pertamina berkomitmen untuk terus meningkatkan pelayanan agar masyarakat dapat memperoleh kebutuhan BBM dengan lebih mudah dan cepat, sehingga aktivitas sehari-hari bisa berjalan tanpa hambatan.
➡️ Baca Juga: Polres Majalengka Siapkan Apel Siaga untuk Sinergi Cegah Karhutla – Video
➡️ Baca Juga: Sampah Menumpuk di Rusunawa Cakung Barat, Tutup Akses Jalan Warga Selama Sebulan




